Sabtu, 02 Juli 2011

Kedatangannya..

"J" tetap selalu dihatiku.
Itu janjiku.
Tak kusangka dia masih mau datang kerumahku.
Walaupun kami sudah putus dan hanya memiliki hubungan sebatas koko dan meme. Aku masih merasa bahagia, nyaman, dan tentram saat bersamanya. Dunia serasa hanya milik kami berdua.
Dia datang dengan raut wajah yang sangat menyedihkan (baca: SEDIH). Kusuruh dia menceritakan kenapa dia sampai seperti ini. Kulihat dia hanya menunduk, mengatur nafas, dan pada akhirnya memulai ceritanya..
Saat dia sedih seperti itu hatiku pun terasa disayat" pisau. Tuhan, aku sama sekali belum bisa melupakannya.
Kami duduk bersama, kutenangkan dia. Ku hibur dia, walauoun awalnya susah untuk membuatnya tersenyum namun pada akhirnya dia tertawa bersamaku. Namun, sebuah kata" yang terlontar dari mulutnya membuatku tak kuasa menahan tangis. Aku menangis.
Segera kuhapus air mataku. "Jangan sampai dia tau", kataku dalam hati. Aku gak mau menambah masalahnya.
Tuhan, terima kasih sudah memberikan hari yang begitu indah padaku.
Hari ini aku bertemu dengannya, sungguh menyenangkan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment !